Lampung Tengah, 4 Juli 2026 – Semangat membangun budaya literasi kembali diwujudkan melalui kegiatan Teras Literasi yang diselenggarakan pada Sabtu (4/7/2026) di BUMK Gaya Baru III, Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 peserta, yang terdiri dari anak-anak, pemuda, relawan, dan masyarakat sekitar.
Teras Literasi merupakan hasil kolaborasi Teras Belajar Indonesia bersama Kampung Seni Lampung Tengah dengan melibatkan berbagai komunitas literasi, di antaranya Wes Payungi, Sunday Reading, Taman Baca Mike, dan Class of Changemakers. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan publikasi dari media informasi lokal Lamtengan, Lampung Pride, dan Bandar Jaya Banget.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Kampung Gaya Baru III, Sumardi, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Teras Literasi di wilayahnya. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan minat baca, memperluas wawasan anak-anak, serta mempererat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif dan positif.
Founder Teras Belajar Indonesia, Fuat Khaqim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Teras Literasi merupakan gerakan kolaboratif yang bertujuan menghadirkan ruang belajar yang terbuka, menyenangkan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Menurutnya, membangun budaya membaca harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Sementara itu, Founder Kampung Seni Lampung Tengah, Yoga, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang kreatif. Melalui perpaduan seni, literasi, dan keterlibatan masyarakat, diharapkan akan lahir generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Berbagai kegiatan mewarnai Teras Literasi, mulai dari membaca bersama, berbagi cerita, permainan edukatif, hingga aktivitas kreatif yang disambut antusias oleh para peserta. Suasana hangat dan penuh semangat terlihat sepanjang kegiatan, mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya literasi sebagai bekal masa depan.
Melalui kegiatan ini, para penyelenggara berharap Teras Literasi tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi mampu menjadi gerakan berkelanjutan yang menginspirasi lahirnya ruang-ruang belajar di berbagai wilayah. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Teras Literasi di BUMK Gaya Baru III diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi Lampung Tengah yang cerdas, kreatif, dan berbudaya literasi. (Red)







